Bermain dengan kamus

11 Desember 2008

Ada kamus di rak buku Anda? Kalau kita bukan guru, wartawan, penulis, atau profesi sejenisnya, barangkali sudah sulit diingat kapan terakhir kali kita membuka-buka halamannya. Memang, apa sih menariknya membaca buku supertebal dan superberat itu, yang isinya lautan huruf dan tidak ada ceritanya sepotong pun? Mendingan baca Harry Potter ;) Tapi, tahukah Anda bahwa kamus dapat dijadikan mainan yang menyenangkan dan sekaligus memperkaya pengetahuan? Kalau belum, Anda boleh mencoba kiat berikut bersama dengan anak tercinta.

Pertama-tama, ambillah kamus dan bersihkanlah dari debu tebal yang melekat. Suruhlah anak mencari lima buah kata yang belum pernah diketahuinya atau yang terdengar “aneh” di telinganya. Mulailah dengan kata-kata yang diawali oleh huruf pertama namanya. Misalnya, kalau anak Anda bernama Arman, mungkin ia akan memilih kata ab (wadah kecil dari timah), aba (ayah, bapak), abakus (manik-manik hitung, sempoa), abar (dinding, penghalang), dan abnormal (tidak normal, tidak biasa). Sambil mencari, bacalah juga penjelasan tentang arti kata dan padanannya. Kadang-kadang di situ diberikan juga contoh pemakaiannya dalam kalimat sehingga makin memudahkan kita menangkap artinya.

Setelah menemukan lima kata dan memahami artinya, tugas selanjutnya adalah menyusunnya dalam sebuah kalimat. Bentuk kalimatnya bebas dan isinya pun bebas, boleh penuh khayal. Bila anak Anda masih kecil, kurangi jumlah katanya menjadi tiga atau dua saja. Dan bersiaplah mendengar kalimat yang bunyinya semacam ini: “Aba saya yang abnormal berjalan membawa ab dan abakus sehingga menabrak abar.” Wah … lumayan menyenangkan, bukan?

Bertambah satu lagi permainan anak Anda.
Sambil bermain, tanpa disadari, sedikit demi sedikit pengetahuan pun diperkaya. Bahkan, konon, semakin luas perbendaharaan kata seorang anak, akan semakin mampulah ia mengekspresikan dirinya. Itu sebuah bekal yang baik, bukan? Namun, yang jelas, saat-saat menyenangkan seperti itu akan membuat anak Anda makin mencintai Anda. Anda pun makin sayang padanya. Nah, kalau Anda belum memiliki kamus, mungkin sudah saatnya untuk mempertimbangkan membelinya.

2 Tanggapan to “Bermain dengan kamus”

  1. krismariana Berkata

    wah idenya boleh juga, mas!

  2. ::zano Berkata

    sering nginep sini dong… trus ajak deh aretha maen maenan yg sejenis gituan..
    eh.. jangan lupa bawa kamus yak… ;-)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.