Resep agar naskah ditolak penerbit

11 Desember 2008

Artikel ini untuk Anda, terutama jika Anda adalah penulis atau calon penulis yang sedang bertanya-tanya, adakah cara jitu agar naskah tulisan Anda ditolak—syukur mentah-mentah—oleh penerbit.

Sekian tahun silam, ketika teknologi cetak masih kuno dan jumlah penerbit masih bisa dihitung dengan jari, peluang naskah Anda ditolak oleh penerbit sangatlah besar. Kini, berkat perkembangan pesat teknologi komputer dan kebebasan media, penerbit bertumbuhan di mana-mana dan dengan ragam minat yang amat luas. Oleh karenanya, sayang sekali, peluang naskah Anda ditolak sesungguhnya semakin kecil. Meskipun demikian, syukurlah, masih ada cukup banyak jalan menuju penolakan. Berikut ini beberapa di antaranya. Baca entri selengkapnya »


Bermain dengan kamus

11 Desember 2008

Ada kamus di rak buku Anda? Kalau kita bukan guru, wartawan, penulis, atau profesi sejenisnya, barangkali sudah sulit diingat kapan terakhir kali kita membuka-buka halamannya. Memang, apa sih menariknya membaca buku supertebal dan superberat itu, yang isinya lautan huruf dan tidak ada ceritanya sepotong pun? Mendingan baca Harry Potter ;) Tapi, tahukah Anda bahwa kamus dapat dijadikan mainan yang menyenangkan dan sekaligus memperkaya pengetahuan? Kalau belum, Anda boleh mencoba kiat berikut bersama dengan anak tercinta. Baca entri selengkapnya »


Parodi Judul-Judul Buku

16 Mei 2007

Suatu ketika saya diminta merancang acara untuk dipertunjukkan oleh rekan-rekan editor pada perayaan ulang tahun perusahaan. Saya hanya punya waktu satu malam. Sore itu, ketika teman-teman lain termenung dan tertawa-tawa dalam acara tirakatan, saya membolak-balik katalog buku Kanisius. Tiba-tiba saja judul-judul buku itu berkelindan sendiri dan menjadi sebuah cerita. Aha! Saya dapat ide. Malam itu saya tidak tidur. Paginya, jadilah teks di bawah ini. Semua teks yang ditebalkan alias bold adalah judul buku yang diterbitkan oleh Kanisius. Sayang, saya belum sempat membuat link yang relevan ke situs www.kanisiusmedia.com. Semoga suatu hari nanti :-)
Baca entri selengkapnya »


Belajar menjadi penerbit

30 April 2007

September 1994. Ketiga kalinya saya memasuki gerbang Kanisius. Kali pertama sekitar tiga tahun sebelumnya, saat saya bersama rombongan seminaris mampir berkunjung. Kali kedua beberapa bulan sebelumnya, saat saya mengikuti ujian saringan. Kali ini saya datang sebagai karyawan. Saya membuka lembaran hidup yang benar-benar baru. Yogya adalah kota baru, ratusan kilometer jauhnya dari kota asal saya, Bandung. Tak ada sanak saudara di sini. Penerbitan pun sebuah dunia yang masih asing bagi saya. Saya kenal buku — dan buku-buku Kanisius termasuk teman yang paling dekat dalam perjalanan hidup saya — tapi membuat buku? Sama sekali asing. Banyak hal yang perlu saya pelajari. Dan benarlah, tak lama kemudian, jelaslah bagi saya bahwa di balik sebuah buku ada sebuah proses yang panjang, dengan keringat banyak orang, tak jarang disertai diskusi berlarut-larut, perdebatan, kadang kerja lembur sampai pagi. Kompleks. Untuk melahirkan sebuah buku yang bagus dan bermutu, ternyata diperlukan paduan sekian keterampilan dan seni bekerja.

Baca entri selengkapnya »


prima epistola

20 Juni 2005

in principio erat verbum.
pada mulanya adalah kata.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.